Cuma Beda Satu Poin, Amartha HangTuah Tundukkan Prawira Bandung

0
97

Amartha HangTuah sukses memetik kemenangan tipis atas klub peserta lain di Indonesian Basketball League (IBL), Prawira Bandung, dalam pertandingan uji coba.

Bertanding di markas latihan Amartha HangTuah di Jakarta, Kamis (24/10/2019) sore, Kelly Purwanto dkk berhasil meraih kemenangan dengan kedudukan 65-64.

asf

Shooting guard Steven Neno tampil impresif dengan menorehkan poin terbanyak pada laga ini, yakni mencapai 14 poin.

Pemain andalan Amartha HangTuah lainnya, Abraham Wenas, juga sukses bermain apik dengan torehan 13 poin, kemudian diikuti Aditya Lumanauw (12 poin) dan Luca Lioteza (12 poin).

Sementara itu, dari kubu Prawira Bandung, Hans Abraham menjadi pemain yang paling menonjol berkat torehan 13 poin sepanjang laga.

Pada awal kuarter pertama, Amartha HangTuah sempat tertinggal lebih dulu dari Prawira Bandung dengan skor 5-13.

Namun, Amartha HangTuah segera bangkit memangkas jarak poin. Mereka pun menjadi hanya tertinggal 15-19 saat kuarter pertama berakhir.

Pertandingan berlangsung semakin sengit pada kuarter kedua. Amartha HangTuah yang tadinya tertinggal, akhirnya bisa berbalik unggul dengan skor 33-32.

Saat kuarter ketiga, para pemain Amartha HangTuah tampil lebih impresif. Perlahan, keunggulan mereka bertambah hingga papan skor mencatatkan angka 56-48 untuk Steven Neno cs.

Tertinggal 8 angka, Prawira mencoba bangkit. Laga kembali dalam situasi sengit. Skor laga sempat imbang 59-59.

Meski demikian, para pemain Amartha HangTuah berhasil mengatasi keadaan. Dengan perjuangan luar biasa, mereka sukses menuntaskan laga dengan kemenangan 65-64.

Asisten pelatih Amartha HangTuah, Harry Prayogo, menyebut anak asuhnya tampil cukup baik dan solid meski tanpa dua pemain, yaitu Riggs Parieri Ronsumbre dan Fisyaiful Amir.

Riggs sendiri terpaksa absen karena cedera pergelangan kaki sebelum Piala Raja di Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Adapun Fisyaiful Amir masih berkutat dengan cedera otot betis dan paha.

“Para pemain tetap solid dari awal hingga akhir.
Permasalahan hanya di kuarter pembuka saat Prawira melakukan man to man press full court, anak-anak sempat kaget dan melakukan turnovers berturut-turut.”

“Akan tetapi, setelah itu mereka cepat beradaptasi dan merespons dengan baik. Terlihat pada akhir kuarter kedua, kami unggul 33-32 dari tertinggal 15 – 19 saat kuarter pertama,” ujar Harry.

Untuk selanjutnya, kata Harry, Amartha HangTuah akan terus berupaya mengasah permainan dan mematangkan diri jelang turnamen Piala Presiden pada 20-24 November 2019.