Perpaduan musik klasik indonesia di konser Pianis International Pascal

Duo pianis internasional Pascal dan Ami Roge sambil bagian dalam Heritage Concert Series yang digelar The Signature Piano di Gedung Kesenian Jakarta, baru-baru ini. Alunan nada yang dihasilkan jari pianis asal Prancis itu sukses menyemarakkan konser musik perdananya di Indonesia.

Pascal dan Ami Roge tampil mengejutkan lewat gabungan musik tradisional dan klasik dari musisi ternama dunia. Hal ini dilakukan keduanya untuk mengangkat budaya Indonesia dari karya-karya tradisional yang pernah dibawakan musisi ternama dunia seperti Claude Debussy, Maurice Ravel dan Colin McPhee.

Pertama Kalinya Di Indonesia

Menurut keterangan Ketua Komite Heritage Concert Seriesetua

Pascal dan Ami Roge

“Konser ini adalah kali pertamanya di mana kehadiran duo pianis asal Prancis Pascal dan Ami Roge seakan menjadi sebuah momen yang tepat untuk merayakan keindahan asimilasi budaya timur dan barat,” ujar Ketua Komite Heritage Concert Series sekaligus Direktur Eksekutif Fagetti Group, Helen Gumanti.

Selain untuk konser, Heritage Concert Series juga dikemas lewat video dokumenter yang akan membahas kajian. Terutama berkenaan dengan tema dan situs warisan budaya yang sedang dijadikan sorotan.

Nantinya kegiatan ini dapat diakses oleh publik dari berbagai penjuru dunia lewat saluran dokumenter. Dengan begitu, kata Helen, diharapkan anak-anak negeri dapat lebih mengenal kekayaan warisan budaya bangsanya.

Permainan Empat Tangan

Pascal dan Ami Roge

Sebagai informasi, Pascal dan Ami Roge merupakan pasangan suami istri yang menikmati permainan piano empat tangan secara bersama. Pascal Roge lahir di Paris, sedangkan Ami Roge merupakan pianis Prancis berdarah Indonesia.

Pascal pernah menjadi murid piano di Paris Conservatory, ia pernah dimentori oleh Julius Katchen dan The Great Nadia Boulanger. Sebagai salah satu artis rekaman ternama, Pascal Roge telah memperoleh banyak penghargaan bergengsi.

Mulai dari Gramophone Awards, a Grand Prix du du Disque and Edison Award atas interpretasinya dari karya The Ravel dan Saint-Saens Concerto bersamaan dengan karya penuh dari Ravel, Poulenc dan Satie.